Doa untuk Orang yang Dizalimi

Saat kamu berasa terdzalimi, kamu dapat membalasanya dengan sebuah doa. Kamu tidak ingat? Tenang saja, berikut ini telah tercatat doa untuk orang yang dizalimi. Hingga dengan begitu, kamu langsung bisa minta pertolongan untuk Allah SWT.
Saat menjalankan hidup, sudah tentu kamu pernah diberlakukan oleh orang tidak membahagiakan. Walau sebenarnya secara lahir atau batin, tidak ada orang yang inin didzalimi. Selanjutnya untuk kamu yang berasa di dzalimi, kamu akan memperoleh kelebihan dari Allah SWT.
Sudah diketahui, dalam agama Islam menganiaya dapat disebutkan dengan zalim yang ini berarti nahas. Zalim sendiri sebuah tindakan tidak terpuji dan dibenci oleh Allah. Secara istilah, zalim sendiri ialah sebah tindakan aniaya atau mencelakai seseorang.
Zalim sendiri bisa juga diartikan sebagai tindakan terlarang dan tidak sesuai tempatnya. Hingga, zalim atau menzalimi baik ke diri kita atau seseorang dengan arah apa saja, itu benar-benar tidak dibetulkan. Karena zalim sebagai tindakan nista. Berikut ini sebagai beberapa contoh yang dapat digolongkan sebagai tindakan zalim, salah satunya ialah :
• Seorang Ayah yang memberikan nafkah pada keluarganya, tetapi dengan memakai uang haram (uang yang didapatkan dari mengambil, mencopet, menipu, serta korupsi).
• Seorang Ibu yang lupa dengan kewajibannya. Hingga ibu terseut tidak memberi kasih-sayang pada anak dan suaminya.
• Seseorang yang menyukai mengulas terburukan tetangganya atau berghibah.
• Seseorang yang suka mengobral noda keluarga atau familinya.
• Fitnah, mengadu domba, tinggi hati, bohong, dan lain-lain.
Dan sama orang yang didzalimi, tentu Allah merestui doa hambanya. Doa untuk orang yang dizalimi sendiri juga gampang dihafalkan. Lambat atau cepat, doa itu pasti diwujudkan oleh Allah. Ditambah sama orang yang tersiksa lahir dan batinnya.
Kelebihan Doa Orang Tersiksa dalam Al Qur’an
Kamu tentu tahu jika untuk Allah, tidak ada yang tidak mungkin. Karena Beliau ialah yang Maha Kuasa dan Maha Segala hal. Allah memberi janji ke orang yang tersiksa atau terzalimi. Bahkan juga Allah mengkabulkan doa orang yang tersiksa dengan suka hati dan tanpa persyaratan apa saja.
Sebetulnya, doakan terburukuan atas orang zalim sendiri banyak yang tidak paham statusnya. Tetapi pada intinya, orang yang dizalimi atau dianiaya dibolehkan berdoa. Ini dilaksanakan untuk bela dianya, satu diantaranya dengan mendoaakan terburukan atas orang yang zalim kepadanya.
Allah Ta’ala berfirman berkenaan doa untuk orang yang dizalimi ;
لَا يُحِبُّ اللَّهُ الْجَهْرَ بِالسُّوءِ مِنَ الْقَوْلِ إِلَّا مَنْ ظُلِمَ وَكَانَ اللَّهُ سَمِيعًا عَلِيمًا
“Allah tidak menyenangi perkataan jelek, (yang disampaikan) dengan jelas terkecuali oleh orang yang dianiaya. Allah ialah Maha Dengar kembali Maha Ketahui.” (QS. Al-Nisa’: 148)
Ibnu Abbas berbicara mengenai ayat ini: “Allah tidak sukai seorang doakan terburukan untuk selain, kacuali dia pada kondisi dizalimi. Allah memberi kemudahan untuknya untuk doakan terburukan atas orang yang menzaliminya.dan itu diperlihatkan oleh firman-Nya, “Terkecuali oleh orang yang dianiaya.” (namun), bila bersabar karenanya lebih bagus untuknya. (Saksikan Tafsiran Ibnu Katsir pada ayat di atas).
Selanjutnya saat tidak dapat membalas, atau terbentur dengan ketentuan untuk Muslim supaya tidak lakukan balas sakit hati, karena itu Allah membuka pintu lain supaya bisa membalasnya tindakan zalim itu. Satu diantaranya ialah dibolehkan doakan terburukan buatnya.
Oleh karena itu, orang yang tersiksa mempunyai kelebihan di depan Allah. Hingga doa yang terlempar dari orang yang taqwa dan dizalimi langsung akan diijabahi. Karena tindakan jahat pasti bikin rugi kamu saat di akhirat kelak. Hingga, umat Muslim disarankan supaya tidak lakukan tindakan zalim.
Doa Saat Dizolimi
Nach, untuk kamu yang sempat mendapatkan tindakan tidak membahagiakan dari pihak lain, kamu dapat membalas dengan berdoa. Kamu dapat baca doa untuk orang yang dizalimi berikut ini :
‘Bismillahirrahmanirrahim’
رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
‘Robbanaa Afrigh ‘Alainaa Shobron wa Tsabbit Aqdaamanaa wanshurnaa ‘Alal Qoumil Kaafiriin’.
Maknanya: ‘Wahai Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran atas diri kami, dan tegarkanlah pendirian kami dan tolonglah kami pada beberapa orang kafir.’

Baca Juga  Cara Daftar UMKM Tahap 3 Secara Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *